Beranda > Futsal Indonesia > Sempat Ikut Pelatihan, Laga Terhenti Menit 16

Sempat Ikut Pelatihan, Laga Terhenti Menit 16

sumber: Sumatera Ekspres

KEPERGIAN Setio Tjipto mantan asisten pelatih Sriwijaya FC era Rahmad Darmawan menyisakan banyak cerita bagi para kerabat. Di antaranya H Suwardi mantan pemain PS Pusri dan Poniman ketua panitia kejuaraan futsal hari ulang tahun (HUT) PT Pusri. Seperti apa?.
SETIO Tjipto sejatinya merupakan pemain sepak bola bukan futsal. Semasa berjaya pria asal Kediri ini bermain pada posisi wing bek kiri. Meski memiliki postur tubuh tidak begitu tinggi, namun ia memiliki kelebihan kecepatan dan ketangkasan dalam menghalau serangan lawan.

Awal karier sepak bola profesional Cipto –demikian biasa dia dipanggil- bermula dari daerah asal Persik Kediri musim 1976-1979. Setelah itu, ia hijrah ke Palembang gabung dengan klub besar saat era kompetisi sepak bola Galatama, PS Pusri periode (1979). Karena bakat dan kelebihannya mengola sikulit bundar, pemain bertubuh kekar tersebut mendapat tawaran bekerja di perusahaan PT Pusri. Ia gantung sepatu musim 1992 setelah Liga Galatama berhenti.

Meski pensiun ia tetap tidak melupakan sikulit bundar. Sembari bekerja di perusahaan PT Pusri pada bagian SDM ia turut melatih sekolah sepak bola (ssb) PT Pusri. Tidak hanya itu saja ia juga sempat dapat kesempatan untuk mendidik PS Palembang Suratin (2005). Karier kepelatihan dia mentok sebagai asisten pelatih Sriwijaya FC dan pelatih Sriwijaya FC U-21 (2010/2011). 

“Saya kenal mas Cipto sangat lama. Saya sama-sama bermain dengan mas Cipto sejak 1979 di Pusri dan sempat satu mess. Kami sudah seperti keluarga,” ujar H Suwardi mantan pemain PS Pusri berposisi sebagai striker itu.

Sebelum meninggal saat main futsal yang diduga akibat serangan jantung di lapangan futsal PT Pusri Minggu (2/12) lalu keduanya sempat mengikuti pelatihan peningkatan kualitas kerja karyawan bersama-sama.

“Ya Kamis (29/11) dan Jumat (30/11) lalu kami ikut pelatihan sama-sama dan tidak ada tanda-tanda aneh. Bahkan kami sempat makan nasi kotak bersama-sama sembari cerita keluarga masing-masing. Dia tanya kabar anak-anak saya,” terang karyawan PT Pusri itu.

Dia tidak menampik jika sebelum meninggal fisik Cipto dikatakan cukup baik. “Kebetulan kami tergabung dalam klub Pusri All Star dan rutin latihan seminggu sekali setiap Sabtu pagi. Namun mas Cipto memang tidak pernah bermain futsal. Saya kira itu pertama kali bagi Mas Cipto main futsal,” lanjut dia.

Kejuaraan futsal antardepartemen PT Pusri itu diikuti 12 klub dibagi dalam empat grup dan semestinya akan berakhir hari ini. Namun sengaja dihentikan sampai batas waktu belum di tentukan. “Saat ini (kemarin, red) kami sedang rapat dan hasilnya akan kami berikan pada BPOK. Nanti pihak BPOK yang memutuskan kejuaraan akan di langsungkan atau tidak,” timpal Ketua Panitia Futsal, Poniman.

Menurutnya dalam pertandingan tersebut Cipto sendiri memperkuat tim SDM dan lawannya YSPP. Pertandingan berakhir tepat menit 16, setelah Cipto terjatuh dan kedudukan masih imbang 3-3. “Waktu kejadian ada enam tim bertanding dan SDM merupakan tim terakhir. Sekarang kita evaluasi dulu,” terang dia. HUT Pusri sendiri memperlombakan 10 cabang olahraga diantaranya bola voli, tenis lapangan, tenis meja, basket, catur dan bridge. (ion/ce3)

gambar: Sumatera Ekspres

http://www.sumeks.co.id

Kategori:Futsal Indonesia
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: